Jadi jika dibuat skema seperti ini:
Untuk part 1, pembahasan kali ini menggunakan teknik garis bilangan. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembahasan ini:
1. Kesepakatan penyebutan:
2. Makna tanda:
(i) Bilangan A adalah start dari garis bilangan.
(ii) Bilangan B jika (+) berarti arahnya tetap, jika negatif (-) berarti balik arah.
(iii) Operasi bilangan, jika (+) berarti maju, jika negatif (-) berarti mundur.
Baik sekarang kita perjelas dengan contoh soal.
1. 2 + 3 = ...
Cara baca:
Kelinci start dari angka 2, bilangan kedua positif berarti arahnya tetap.
Operasinya (+) berarti maju sejauh bilangan kedua.
Didapat angka 5.
2. 3 - 4 = ...
Cara baca:
Kelinci start di angka 3.
Bilangan kedua positif 4. Berarti tidak berbalik arah.
Operasinya minus (-) berarti jalan mundur sejauh bilangan kedua.
Didapat berhenti di angka -1.
soal di atas sama dengan soal berikut:
3. 3 + (-4) = ...
Cara baca:
Start kelinci di angka 3.
Bilangan kedua negatif (-4). Berarti kelinci berbalik arah.
Operasi bilangannya plus (+) berarti jalan maju.
Sehingga didapat angka (-1)
Silahkan cermati perbedaannya, kenapa menghasilkan angka yang sama?
4. 2 - (-3) = ...
Kelinci start di angka 2.
Bilangan kedua negatif (-) berarti kelinci berbalik arah.
Operasi bilangannya minus (-) berarti bergerak mundur sejauh angka bilangan kedua.
Sehingga didapat angka 5.
5. -3 - (-5) = ...
Cara baca:
Kelinci start di angka -3.
Bilangan kedua negatif (-) berarti kelinci berbalik arah.
Operasi bilangannya minus (-) berarti bergerak mundur sejauh angka bilangan kedua.
Sehingga didapat angka 2.
6. -1 + (-3) = ...
Kelinci start di angka -1.
Bilangan kedua negatif (-) berarti kelinci berbalik arah.
Operasi bilangannya plus (+) berarti bergerak maju sejauh angka bilangan kedua.
Sehingga didapat angka -4.
Demikian cara mengajarkan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat semoga penjelasan di atas cukup membantu saudara-saudara yang sedang mengajarkan putra-putrinya agar paham materi tersebut.








No comments:
Post a Comment